Author: itclub harbas

Konfigurasi DHCP-Server pada router MikroTik

Assalamualaikum Wr wb

Kali ini saya akan menunjukan cara untuk mengkonfigurasikan Dhcp-Server pada router MikroTik

Sebelum itu, apa sih pengertian dari Dhcp? DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan IP Address kepada komputer yang memintanya.

 

Cara kerja Dhcp-Server

DHCP menggunakan 4 tahapan proses untuk memberikan konfigurasi nomor IP. (Jika Client memiliki NIC lebih dari satu dan perlu no IP lebih dari satu maka proses DHCP dijalankan untuk setiap adaptor secara sendiri-sendiri)

1. IP Least Request
Client meminta nomor IP ke server (Broadcast mencari DHCP server).

2. IP Least Offer
DHCP server (bisa satu atau lebih server jika memang ada 2 atau lebih DHCP server) yang mempunyai nomor IP, memberikan penawaran ke client
tersebut.

3. IP Lease Selection
Client memilih penawaran DHCP Server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server

4. IP Lease Acknowledge
DHCP Server yang menang memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi nomor IP dan informasi lain kepada Client dengan sebuah ACKnowledgment. Kemudian client melakukan inisialisasi dengan mengikat (binding) nomor IP tersebut dan client dapat bekerja pada jaringan tersebut. Sedangkan DHCP Server yang lain menarik tawarannya kembali.

 

-Fitur yang Ditawarkan Oleh DHCP (Jenis Alokasi DHCP)

 DHCP server mengenal tiga macam jenis alokasi, yaitu:

  1. Manual Allocation : Dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mencatat MAC address dari setiap komputer dan untuk setiap MAC address tersebut sudah ditentukan masing-masing IP address-nya.
  2. Automatic Allocation : Dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mana hanya mengandung IP address yang nantinya akan diberikan kepada komputer client. Sekali suatu alamat IP terasosiasi dengan suatu MAC address pada komputer, maka ia akan secara permanen diasosiasikan dengan MAC address tersebut sampai administrator server merubahnya secara manual.
  3. Dynamic Allocation : Hal ini sama halnya seperti automatic allocation, tetapi server akan mencatat status peminjaman IP address (leases) dan akan memberikan alamat IP yang lease-nya sudah expire kepada client DHCP atau komputer yang lainnya.

 

-Manfaat Dari Layanan DHCP

  • Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
  • Memudahkan seorang administrator jaringan dalam memberikan nomor ip address secara otomatis di komputer dalam jaringan tanpa harus mengisi secara manual.
  • Menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain.
  • Didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
  • Memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
  • Memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  • Memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client, seperti DNS Server & Default Gateway.
  • Mencegah terjadinya IP Conflict

 

Kerugian Dari Layanan DHCP

  • Semua pemberian nomor IP Address bergantung pada Server, Jadi jika server mati / off maka semua komputer client akan terkena dampaknya juga seperti disconect dan tidak saling terhubung.
  • Tidak adanya otorasi ( pembuktian keaslian ). Selama komunikasi antara DHCP sever dan DHCP klien. Sehingga DHCP server tidak mengetahui jika ada DHCP klien yang tidak sah didalam jaringan. Juga DHCP klien tidak mengetahui ada DHCP server yang tidak sah didalam jaringan. Jadi kemungkinan ada komputer Dhcp-server dan klien palsu ( yang tidak termasuk dalam jaringan yang dibuat ).

 

-Topologi

1.Siapkan Topologi seperti yang bawahHidupkan semuanya

2.Klik tombol start jika topologi sudah dibuat

3.Klik tombol console >_

4. Login pada RouterOS, lalu beri IP Address sesuai dengan Topologi

[admin@MikroTik] > ip add add address=192.168.10.6/29 interface=ether1 Untuk memberikan IP Address 192.168.10.6 Netmask 255.255.255.248 pada Interface Ethernet1
[admin@MikroTik] > ip add pr Untuk melihat daftar IP Address pada RouterOS

5. Untuk konfigurasi DHCP Server, masukkan perintah berikut

Dhcp-server

6.Cek pada PC-1 apakah bisa mendapatkan IP DHCP. masukkan perintah berikutPC-1> ip dhcpUntuk meminta IP DHCP dari DHCP Server7. Apabila DHCP Client sudah mendapatkan IP Address dari DHCP Server, maka konfigurasi DHCP Server telah berhasil. Mudah bukan ?-Kesimpulan dari Dhcp-Server

  • DHCP server, membantu para administrator jaringan untuk memberikan IP address secara dinamis kepada komputer-komputer client yang terhubung.
  • Pada konfigurasi DHCP server dapat dilakukan pengaturan sekaligus mengenai range IP yang dapat diberikan kepada komputer client, default gateway serta subnet masknya.
  • Karena range IP yang dimiliki DHCP server terbatas, maka terdapat periode waktu yang disebut leased period. Client dapat memperbarui permintaannya jika masih membutuhkan IP address. Jika client tidak memperbarui permintaanya, maka IP address dikembalikan kepada DHCP server dan diberikan kepada komputer IP yang membutuhkan.

Sekian konfigurasi Dhcp-server dari saya apabila ada kesalahan mohon di maafkan :)Wassalamualaikum Wr wb

SEJARAH MIKROTIK

Pada tahun 1996 John dan Arnis memulai dengan sistem Linux dan MS DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN) Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova. Barulah kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal dan disebarkan ke seluruh dunia. Prinsip dasar MikroTik bukan membuat Wireless ISP (WISP), tapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan di seluruh dunia. Hingga kini, MikroTik telah melayani sekitar empat ratusan pelanggannya.

 

Linux yang mereka gunakan pertama kali adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama dengan bantuan 5 – 15 orang staf R&D Mikrotik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Selain staf di lingkungan Mikrotik, menurut Arnis, mereka merekrut juga tenaga-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan Mikrotik secara maraton.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/MikroTik